Badut dan monyet. #3

"Bro!" kedengaran sapaan yang tidak diundang.

"Kau lagi!" tangan kanan digenggam erat dan tangan kiri pula mencapai gunting yang tersimpan dalam laci

"Relax Bro, saja lalu tengok pintu terbuka"

"Hmm..nasib baik aku ni penyabar, hah apa hal? sambil menarik nafas dan mengusap muka tanda kemarahan sudah dapat dibendung.

"Bro parody pasal bomoh sekarang ni tengah trending" balasnya dengan muka lega kerana gunting sudah diletakkan ke dalam laci semula.

"Oh itu perkara biasa! Mentaliti kebanyakan orang kita pentingkan isu-isu yang remeh daripada fokuskan isu sebenar. Padanlah Tuhan bagi banyak pemimpin yang serupa badut, lihat sajalah siapa yang dipimpinnya? Monyet-monyet yang hanya tahu mengguna basikal sambil memakan pisang. Duit, si Badut tetap akan dapat. Monyet, akan terus bermain basikal tanpa mengetahui di luar sana dunia lebih luas! Dah kau berambus sekarang, aku penat"

"Clik" bunyi ketikan tetikus berjenama Acer menekan butang play pada software pemain MP3.

"Ting ting ting" intro lagu pun kedengaran dan sayup sayup kedengaran suara Thom Yorke mengisi ruang sunyi.

"A heart that's full up like a landfill
A job that slowly kills you
Bruises that won't heal

You look so tired and unhappy
Bring down the government
They don't, they don't speak for us
I'll take a quiet life
A handshake of carbon monoxide

No alarms and no surprises
No alarms and no surprises
No alarms and no surprises
Silent, silent

This is my final fit, my final bellyache with

No alarms and no surprises
No alarms and no surprises
No alarms and no surprises please

Such a pretty house, such a pretty garden

No alarms and no surprises (let me out of here)
No alarms and no surprises (let me out of here)
No alarms and no surprises please (let me out of here)"

No comments:

Post a Comment